Pembaptisan selalu melambangkan pembebasan dan kemerdekaan. Selain itu juga dapat diartikans sebagai awal dari hidup yang baru. Yohanes pembaptis mengajak orang Israel untuk segera dibaptis karena penyelamatan sudah dekat. Untuk itu orang harus bertobat dan memulai sesuatu yang baru yang berdasarkan kehendak Allah.
Pembaptisan yang kita terima adalah simbol kemerdekaan dalam diri kita artinya kita—dengan pembaptisan—mengalami kemerdekan dari dosa masa lalu kita dan masuk dalam persekutuan kasih mesra dengan Allah. Pembaptisan yang kita terima menjadikan kita nabi, imam, dan raja. Dan Roh Kudus Allah turun atas kita agar dalam hidup kita sungguh mencerminkan Allah yang hidup.
Dalam bacaan pertama Yesaya mengajak bangsa Israel agar tetap tegar dalam menghadapi penderitaan, sebab pembebasan yang mereka nanti-nantikan akan datang dan akan membebaskan bangsa mereka dari perbudakan di Babilonia. Juru Selamat akan datang dan akan menggembalakan umatnya seperti seorang gembala menggembalakan kawanan ternaknya dan menghimpunya dengan tangan-Nya; anak-anak domba di pangkuan-Nya dan induk domba dituntun-Nya dengan hati. Inilah Juru Selamat yang mereka nantikan.
Pembaptisan Yesus juga dapat diartikan sebagai sikap Allah yang mau solider dengan manusia. Untuk menyelamatkan manusia dan mengangkat mereka dalam kodrat ilahi. Paus Benediktus mengatakan dalam tulisannya bahwa Yesus saat masuk kedalam air dan dibaptis di sungai Yordanbersama dengan orang banyak adalah sebuah simbol yang menunjukkan kasih Allah kepada manusia. Allah yang adalah mahakuasamau hidup bersama dengan manusia dan terlibat secara langsung dalam kehidupan manusia. Sikap Allah yang sedemikian ini adalah tanda bahwa Allah begitu mengasihi manusiasehingga ia tidak akan membiarkan manuasia jatuh dalam keterpurukan akibat dari dosa. Kehadiran Yesus ini membawa pengharapan kepada bangsa Israel bahwa juru selamat yang mereka nanti-nantikan telah datang dan telah hidup bersama dengan mereka.
Injil pada hari Minggu ini mengajak kita untuk mewartakan Kristus kepada orang-orang yang belum mengenal-Nya agar semua orang karena kasih Allah diselamatkan. Allah yang adalah kasih telah hadir bahkan tinggal bersama dengan kita.
Dalam pembaptisan kita menerima rahmat dari Allah yaituimam, nabi, dan raja. Rahmat yang kita terima ini hendaknya kita bagikan kepada semua orang agar semua orang mengenal Allah yang adalah kasih dan mencintai-Nya dalam segala hal.Maka marilah kita saling mengasihi sama seperti Allah telah mengasihi kita dengan menjadi manusia. Amin…..