Walikota Yerusalem Tunda Rencana Bangun Taman di Lingkungan Palestina
Walikota Yerusalem menunda rencana untuk membangun sebuah taman arkeologi Israel di lingkungan yang berpenduduk mayoritas Palestina di bagian timur kota yang dipersengketakan.
Walikota tersebut, Nir Barkat, hari Selasa mengatakan telah menyetujui permintaan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, untuk mengadakan pembicaraan lagi dengan penduduk Palestina mengenai taman itu, sebelum pembangunan dimulai.
Proyek itu mewajibkan pembongkaran puluhan rumah-rumah Palestina di lingkungan Silwan untuk menyediakan tempat bagi atraksi pariwisata, toko-toko baru dan keperluan setempat.
Para pejabat Palestina di Tepi Barat mengecam proyek tersebut sebagai upaya lain Israel untuk memperketat kontrol terhadap Yerusalem Timur, yang mereka klaim sebagai ibukota negara mereka kelak.
Kantor Netanyahu mengatakan, Netanyahu meminta walikota itu menunda proyek tersebut karena khawatir kelompok-kelompok tertentu akan menggunakan pembangunan itu sebagai "upaya mencemarkan" citra Israel di mata internasional.