Logo Hubungi Kami | Links
DepanTentang KamiMisiArtikelBeritaKalender LiturgiRenungan Mingguan
Animasi Misioner

ANIMASI MISIONER SESUAI KHARISMA BEATO GUIDO MARIA CONFORTI

Sejak berada di Indonesia, para misionaris Xaverian mengutamakan perkembangan Gereja setempat. Selama 20 tahun, misionaris Xaverian hanya berkarya di keuskupan Padang dan mengkhususkan diri dalam pembinaan calon imam dioses dan menyiapkan kaum awam untuk mengambil bagian dalam Gereja. Baru setelah menjadi regio dan bukan lagi pemilik tunggal keuskupan Padang, Xaverian mulai mengarahkan perhatian pada animasi dan promosi panggilan misioner dalam Gereja setempat.

Kapitel ketujuh provinsi Xaverian Indonesia pada tahun 1990 menegaskan: “Karya misioner dan panggilan adalah perwujudan yang otentik dari karisma kita… Karya misioner adalah segala kegiatan yang membantu Gereja setempat menyadari tanggungjawab terhadap penyebaran Injil dan peran sertanya dalam karya misioner di antara bangsa-bangsa,” (Dokumen V No.1-2).

Penegasan itu mendorong para misionaris Xaverian mengubah haluan cara kerja mereka. Sebelumnya, misionaris diartikan sebagai meninggalkan tanah air dan keuskupan masing-masing untuk mewartakan kabar gembira di luar negeri. Dewasa ini, pengertiannya lebih mendalam: membantu perkembangan kesadaran Gereja setempat tentang tanggungjawabnya dalam misi Gereja Universal yakni menyebarluaskan Kabar Keselamatan ke seluruh dunia dan membina panggilan khusus ad gentes.

Karya animasi itu meliputi tiga hal penting. Pertama, mengembangkan kesadaran sebagai warga dunia yang terbuka terhadap kekayaan religius, sosial-budaya bangsa-bangsa lain. Seperti kata Guido Maria Conforti: menjadikan dunia satu keluarga lewat karya nyata. Kedua, mengembangkan kedewasaan orang yang telah dibaptis bahwa selurh umat manusia adalah anak Allah, saudara Yesus, satu sama lain. Rahmat itu perlu disebarkan lewat hidupnya. Ketiga, menyadarkan bahwa patokan kedewasaan Gereja adalah jiwa misionernya. Potensi atau karya Roh Kudus yang mendorong membuka diri terhadap karya misi digali lewat bermacam panggilan dan utusan khusus ke negara lain.

Untuk mewujudkan karisma misioner, layakuntuk menengok hasil pertemuan para uskup se-Asia. Mereka melihat, pola misi di Asia sebagai dialog dengan kebudayaan, agama dan kemiskinan masyarakat. Lewat tiga macam dialog itu, keterbukaan dan sifat misioner umat beriman terlihat.

Mengarah paa pesan itu, pada bulan April 1997, kapitel X Regio Xaverian di Indonesia memutuskan di tempat karya masing-masing, Xaverian pertama, perlu meningkatkan  kontak kehidupan dengan masyarakat, diwarnai keterbukaan penuh percaya terhadap sesama meski berbeda budaya dan agama. Kedua, perlu membela harkat dan martabat mansuia, menyatu dengan kaum miskin dalam kemiskinan Injili. Ketiga, memperhatikan sedini mungkin dalam pendidikan Xaverian Indonesia nilai-nilai dialog (agama-budaya-sosial) lewat kursus, loka karya, live-in, proyek sosial, dll.

Untuk mewujudkannya, Regio Xaverian di Indonesia memiliki dua sarana sederhana: buletin Misionaris Xaverian dan majalah Warta Xaverian. Terbit dua bulan sekali, Misionaris Xaverian ditujukan pada seluruh umat Katolik. Ada pun Warta Xaverian merupakan wadah para Frater Xaverian menuangkan pengalamannya dengan target kaum muda.

Selain itu sebagai salah satu sarana Misionaris Xaverian memprakarsai penyebaran Rosario Misioner. Inisiatif ini sejak awal disambut positif umat Katolik Indonesia. Lewat Rosario Misioner, doa bagi keselamatan para bangsa membuka lebar cakrawala ke seluruh dunia. Dengan demikian, umat bisa menjadi misionaris meski tetap tinggal di tempat masing-masing dengan menjalankan tugas sederhana. Beberapa penerbitan buku-buku mengenai Xaverian dan Karismanya telah dihasilkan supaya semakin dikenal banyak orang, antara lain; kisah Santo Fransiskus Xaverius, Riwayat Beato Conforti, Profil Xaverian yang telah mendahului dan kenangan 100 tahun Serikat

tablebottom
search title
search
Cari Artikel-artikel yang berhubungan dengan Xaverindo
Berita
BANGLADESH
  Polisi bentrok dengan buruh garmen di kawasan industri Ashulia yang mogok karena menuntut kenaikan gaji. Bentrokan hari Sabtu antara polisi dan buruh garmen yang mogok di Bangladesh telah melukai 100 orang lebih.
THAILAND
  Pemerintah mengatakan ketertiban telah pulih di Bangkok setelah penindakan yang menimbulkan korban tewas.
INDIA
  Hakim India menjatuhkan hukuman mati dengan penggantungan bagi seorang Mohammed Ajmal Kasab.
 
bottom
Hubungi Kami | Links
Copyrights (C) 2007. xaverindo.org - Powered by SolisLogic