MEKSIKO: JIWA MUDA YANG SEGAR
Pater Juan Diaz adalah imam yang mempersembahkan Misa pertama di bumi Meksiko pada tahun 1518. Santa perawan Maria yang menampakan diri kepada Beato Jua Diego (9 Desember 1951), dialah yang membuka hati bangsa Meksiko kepada pewartaan Injil. Seorang ibu Meksiko mempunyai gagasan mendirikan sebuah Kolese Katolik di Mazatlan.
Pater Ugo Cattenati adalah orang yang membuat gagasan itu menjadi kenyataan pada tahun 1951. Di sekolah yang pertama itu kehidupan dan semangat Pendiri Serikat Xaverian mulai dikenal beratus-ratus anak muda. “L’Instituto Cultural de Occidente” (nama sekolah itu) merintis jalan untuk pembukaan seminari di San Juan del Rio 12 tahun kemudian.
Beberapa tahun sesudah itu rahmat besar dialami oleh keluarga Xaverian yagn semakin banyak anggotanya: para frater yang pertama siap untuk melakukan studi filsafat dan teologi. Komunitas frater teologan terletak di Guadalajara, dan selama bertahun-tahun tempat ini menjadi tempat utama pembinaan para Xaverian Meksiko. Terjadilah simpati yang mendalam antara spirtualitas Conforti, program hidupnya, dan putra-putra Meksiko.
Maka, dibukalah komunitas-komunitas yang diarahkan untuk mempersiapkan misionaris-misionaris Xaverian. Namun, para Xaverian tidak dapat tinggal diam terhadap panggilan mendesak dari para penduduk asli yang hidup jauh dari pusat-pusat kota yang padat penduduknya. Maka mereka membaktikan diri dalam reksa pastoral kepada kelompok-kelompok etnis yang memiliki hubungan dengan kebudayaan setempat yang sudah berabad-abad di Santa Crus dan Acoyotla.
Dewasa ini jumlah Xaverian Meksiko lebih dari lima puluh orang. Dengan kekayaan kebudayaan mereka, para Xaverian Meksiko ini memberikan kepada Kongregasi “jiwa muda yang segar”.