PEWARTAAN INJIL KEPADA UMAT NON-KRISTIANI
Amerika Utara dan Selatan, dengan mengenang sejarah suka duka pewartaan Injil yang mereka terima, menemukan kembali panggilan misioner mereka. Para Uskup Amerika dalam pernyataan-pernyataan pastoral mereka telah menegaskan kembali tekad untuk mewartakan Kristus, Tuhan, kepada orang-orang bukan Kristiani di seluruh dunia.
Uskup-uskup Amerika Serikat menulis:
“Orang-orang miskin, tersingkir, dan lemah di dunia membantu kita untuk melihat dan menilai kejatan-kejahatan dalam masyarakat kita dan oleh bangsa yang satu kepada yng lain. Kita menjadi yakin dan pasti akan arti penting amanat keselamatan yang kita sampaikan. Memilih berpihak pada orang-orang miskin juga mengadung arti perlu nya mewartakan Injil kepada orang-orang yang berkuasa dan berpengaruh. Jika panggilan Injil untuk bertobat dapat menyentuh hati mereka, mereka akan memgantu membangun masyarakat yang baru. Dalam memilih berpihak pada kaum miskin, kita menyatakan aspirasi dan tekad kita dengan di Amerika Latin, Afrika, Asia dan Oseania
(Surat Gembala para Uskup USA:Sampai ke Ujung Bumi.
Para Uskup Amerika Latin mengatakan:
“ Marilah kita perbaharui tekad kita untuk melakukan kegiatan misi ad gentes. Kita sunguh-sungguh sadar bahwa evangelisasi baru tak dapat terjadi tanpa mengarahkan pandangan ke seluruh dunia. Sebab, sebagaimana ditegaskan oeh Bapa Suci, penginjilan baru bangsa-bangsa Kristiani akan mendapatkan ilham dan dukungannya dalam keterlibatan kepada misi universal Gereja.
Kita dapat menyatakan dengan bangga bahwa tantangan misi ad gentes yang diajukan oleh Konferensi di Puebla telah ditanggapi dengan bertolak dari kemiskinan kita, dengan saling membagikan kekayaan iman yang merupakan berkat Tuhan kepada kita. Namun, kita mengakui bahwa kesadaran misi ad gentes masih kurang dan lemah.” (Santo Domingo 1994).
Serikat Misionaris Xaverian hadir di benua ini
di negara Amerika Serikat, Meksiko, Kolumbia dan Brazil
|