Logo Hubungi Kami | Links
DepanTentang KamiMisiArtikelBeritaKalender LiturgiRenungan Mingguan
Pendidikan

Kupanggil Engkau dengan Namamu

(Pembinaan Panggilan Xaverian Indonesia)

Para Rajawali Muda

Mulai tahun ajaran 1994 – 1995, tahun pra-novisiat dibuka untuk menggembleng pribadi yang siap dan matang masuk novisiat. Dirasa tak mampu menampung banyak orang, dibangunlah rumah pendidikan di Bintaro. Diawasi P. Angelo Cappannini, rumah pranovisiat dan novisiat baru ini dibangun sedemikan rupa hingga mampu menampung dua komunitas dalam satu keluarga.

Tanggal 14 Oktober 1995 merupakan hari penuh rahmat bagi Serikat Xaverian di Indonesia. Fr. Albertus Priyono ditahbiskan sebagai imam Xaverian Indonesia pertama. Setahun kemudian, pada tanggal 6 Juli 1996, F. Gerpasius Rantetana dan Fr. Antonius Wahyudiyanto ditahbiskan oleh Kardinal Julius Darmaatmadja, sj. Selanjutnya, keduanya diutus ke Bangladesh. Berikutnya, Fr. Vitus Rubianto, lewat setahun, ditahbiskan jadi imam dan langsung ditugaskan melanjutkan studi bidang Kitab Suci ke Roma.

Sejak tahun 1998, satu langkah lagi pengalaman di teologi internasional dimulai. Dua teologan Indonesia diutus belajar di Parma, Italia. Dua tahun kemudian, dua teologan menyusul belajar di Chicago, USA, dan dua lagi diutus ke Yaounde, Kamerun.

Dengan melintasi sejarah pembinaan panggilan Xaverian di Indonesia, kita patut bersyukur atas Penyelenggaraan Ilahi yang mendampingi dan menguatkan perjalanan Xaverian. Juga bagi Bapa Pendiri, Beato Guido Conforti yang menyerahkan diri seutuhnya pada Tuhan sehingga pribadi dan Karismanya memperkaya Gereja dan dunia. Wajib dikenang juga, pribadi dan karya P. Giovanni Ferrari, tokoh teladan sumber inspirasi dalam mempersiapkan putera-putera Indoesia menjadi misionaris untuk segala bangsa.

Anda tertarik menjadi Xaverian dan ingin tahu tahap-tahap pendidikannya?

 

tablebottom
search title
search
Cari Artikel-artikel yang berhubungan dengan Xaverindo
Berita
Polisi Filipina Tak Punya Perunding dalam Insiden
  Sebuah tim penyelidik Filipina diberitahu bahwa polisi tidak punya tim perunding untuk menanggapi penyanderaan bis turis di Manila bulan lalu, di mana 8 turis Hongkong tewas terbunuh.
BANGLADESH
  Polisi bentrok dengan buruh garmen di kawasan industri Ashulia yang mogok karena menuntut kenaikan gaji. Bentrokan hari Sabtu antara polisi dan buruh garmen yang mogok di Bangladesh telah melukai 100 orang lebih.
THAILAND
  Pemerintah mengatakan ketertiban telah pulih di Bangkok setelah penindakan yang menimbulkan korban tewas.
 
bottom
Hubungi Kami | Links
Copyrights (C) 2007. xaverindo.org - Powered by SolisLogic